Cerpen · kompas

Saat Maut Batal Menjemput

Cerpen Radhar Panca Dahana Kompas/12 Maret 2017

saat-maut-batal-menjemput-ilustrasi-radhar-panca-dahana
Ilustrasi Radhar Panca Dahana/Kompas

AKU tahu, di tiap “sakit itu”, “tak siapa pun di situ”. Kesendirian, kadangkala juga sebuah kesunyian, memang adalah watak sakit yang sebenarnya. Tapi tidak kali ini. “Sakit ini”, rasa sakit yang ada sekarang ini, bahkan “aku pun tidak di sini”. Entah kenapa. Aku belum paham, apakah ini hikmah atau jati diri sakit yang sesungguhnya. Yang melampaui kesadaran biologis bahkan kepekaan psikologisku. Ah… aku…aku sesungguhnya tidak cemas pada “sakit ini atau itu”, aku juga tidak peduli ini watak atau jati diri sakit yang sesungguhnya atau bukan. Apa yang kucemaskan hanyalah kesadaran dan kepekaan itu. Adakah aku masih memilikinya? Continue reading “Saat Maut Batal Menjemput”

Advertisements