Cerpen · Suara Merdeka

Utang yang Tak Terbayar

Cerpen Koran Minggu

Utang yang Tak Terbayar ilustrasi Hery Purnomo - Suara Merdeka.jpg Utang yang Tak Terbayar ilustrasi Hery Purnomo/Suara Merdeka

Marjo tak tahu harus berbuat apa. Upah sebagai buruh mencangkul tak mencukupi kebutuhan. Kini makan, besok tak mesti.

Di gentong dapur kadang ada beras, kadang tak sebutir pun. Namun pagi itu dia senang. Dia tak nafsu makan! Sungguh, dia senang tak susah-payah menakar, mencuci, dan memasak beras, meski persediaan beras cukup untuk sarapan dan makan siang.

View original post 908 more words

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s